Australia mencakup tiga kelompok zona waktu daratan yang tidak semuanya mengubah jam pada jadwal yang sama — menjadikannya salah satu negara yang paling rumit dalam penjadwalan.
Waktu Standar Timur Australia (AEST, UTC+10:00) mencakup Queensland, New South Wales, Victoria, Tasmania, dan ACT. Namun, Queensland tidak menerapkan waktu musim panas. Ketika NSW dan Victoria beralih ke AEDT (UTC+11:00) pada bulan Oktober, Brisbane tetap berada pada AEST — satu jam lebih lambat dari Sydney dan Melbourne selama kira-kira tujuh bulan dalam setahun.
Waktu Standar Tengah Australia (ACST, UTC+9:30) mencakup Australia Selatan dan Wilayah Utara. Australia Selatan menerapkan ACDT (UTC+10:30) di musim panas; Northern Territory tetap menggunakan ACST sepanjang tahun tanpa perubahan jam.
Waktu Standar Barat Australia (AWST, UTC+8:00) mencakup Australia Barat. Perth tidak menerapkan waktu musim panas, menempatkannya 2 jam lebih lambat dari Sydney pada musim dingin dan 3 jam lebih lambat pada periode AEDT.
DST pada tahun 2025: jam di NSW, VIC, SA, TAS, dan ACT maju satu jam pada hari Minggu tanggal 5 Oktober 2025, dan mundur pada hari Minggu tanggal 6 April 2025. Queensland, Australia Barat, dan Northern Territory tidak mengalami perubahan.
Kesenjangan waktu antar kota (selama periode AEDT, sekitar bulan Oktober – April): Sydney dan Melbourne berada pada waktu yang sama. Brisbane berjarak 1 jam di belakang Sydney. Adelaide berjarak 30 menit di belakang Sydney. Perth tertinggal 3 jam dari Sydney. Selama periode AEST (Mei–September) jarak Sydney–Brisbane semakin dekat, dan Sydney–Perth menyempit menjadi 2 jam.