Jepang beroperasi pada satu zona waktu sepanjang tahun: Waktu Standar Jepang (JST), ditetapkan pada UTC+9. Tidak ada waktu musim panas di Jepang — jam tidak pernah berubah, dan negara tersebut belum menerapkan DST sejak tahun 1952.
Hal ini menjadikan Jepang salah satu zona waktu yang paling mudah diprediksi untuk penjadwalan internasional. Seluruh 47 prefektur — dari Hokkaido di utara hingga Okinawa di selatan — menggunakan JST tanpa kecuali.
Perbedaan waktu utama dari Tokyo: London (GMT) terlambat 9 jam JST di musim dingin, dan 8 jam lebih lambat saat BST. New York (EST) tertinggal 14 jam dari JST. Los Angeles (PST) tertinggal 17 jam dari JST. Beijing dan Singapura tertinggal 1 jam dari JST. Sydney (AEST) lebih cepat 1 jam pada musim dingin, pada waktu yang sama selama DST Australia. Dubai tertinggal 5 jam dari JST. Mumbai tertinggal 3,5 jam.
Perbedaan waktu Jepang-AS sangat signifikan: hari kerja di Tokyo (pukul 09.00–18.00 JST) seluruhnya jatuh pada hari kalender sebelumnya di Pantai Timur AS. Pertemuan di Tokyo pukul 09.00 adalah pukul 20.00 EST malam sebelumnya. Hal ini membuat tumpang tindih hari yang sama menjadi sangat terbatas — biasanya hanya jam pagi di Jepang yang selaras dengan jam kerja di AS.