Prancis Metropolitan menggunakan Waktu Eropa Tengah (CET, UTC+1) di musim dingin dan Waktu Musim Panas Eropa Tengah (CEST, UTC+2) di musim panas — zona waktu yang sama dengan Jerman, Spanyol, Italia, dan sebagian besar benua Eropa.
DST pada tahun 2025: jam dimajukan pada pukul 02.00 pada hari Minggu tanggal 30 Maret dan mundur pada pukul 03.00 pada hari Minggu tanggal 26 Oktober, selaras dengan peraturan UE. Meskipun secara geografis dekat dengan meridian Greenwich (UTC+0), Prancis berpindah dari GMT ke CET pada tahun 1940 dan tetap berada di sana sejak saat itu.
Wilayah luar negeri Perancis menggunakan offset yang sangat berbeda: Guyana Perancis (UTC−3), Martinik dan Guadeloupe (UTC−4), Réunion (UTC+4), Mayotte (UTC+3), Kaledonia Baru (UTC+11), dan Polinesia Perancis (UTC−10 hingga UTC−9:30). Wilayah ini tidak menerapkan DST.
Selama CET, Paris 1 jam lebih cepat dari London (GMT), 6 jam lebih awal dari New York, 7 jam lebih lambat dari Tokyo, dan 4,5 jam lebih lambat dari Mumbai. Paris sering digunakan sebagai referensi penjadwalan Eropa bersama London untuk pertemuan global.